Bagaimana supaya mudik lebaran lebih asyik?


Bulan lalu saya ke Bandung untuk menghadiri acara seminar yang ditugaskan oleh kantor dan harus sampai jam 9 pagi. Padahal  lalu lintas menuju Bandung kalau pagi macetnya gak nahan, serasa pindah parkir.  Kalau naik mobil, sampai bandung bisa jam 11 siang. Phuuff...




Setelah konsultasi sana-sini, semua teman menganjurkan naik kereta api dari stasiun Gambir ke Bandung, dengan kereta paling pagi yaitu jam 5 lewat dikit.

Untung saja saya sudah menyiapkan tiket ke acara yang diminta datang oleh kantor sejak dari Jakarta. Jadi sampai Bandung gak perlu repot-repot cari tiket. Selama ini saya cari tiket konser, seminar atau pertunjukkan olahraga di Tokopedia.  Promo events ini memudahkan saya buat cari tiket apa aja. Oh ya buat kamu yang mungkin juga butuh bisa langsung klik linknya ya.

Petama yang terlintas rasanya berat banget, harus bangun pagi dan pesan taksi, lalu masih ngantuk nunggu kereta ke Bandung. Belum lagi kalau kereta telat, yakin gak ya sampai Bandung jam 9 pagi. Walau di tiket yang saya beli, kereta dijadwalkan sampai Bandung jam 8.30 an pagi.

Tapi ternyata setelah dijalani, asyik-asyik aja kok. Saya malah bisa menikmati perjalanan pagi ini ke Bandung. Maklumlah, saya dah lama banget gak naik kereta ke Bandung.

Tepat jam 5 lebih sedikit kereta sudah berangkat on time. Dari rumah saya dah niat buat tidur di kereta, tapi ternyata sama sekali gak bisa tidur. Bukan karena keretanya gak nyaman, tapi karena pemandangan matahari terbit selama perjalanan menggoda untuk difoto. Nah, kalau kamu suka naik kereta api, coba deh tengok ke luar jendela... :)


Apalagi jalur ke arah Bandung jalannya berbukit-bukit. Kabut pagi masih tersisa menutupi bukit dan pepohonan membentuk siluet yang indah.


Suasana ini membawa saya kembali ke masa kecil. Saat saya masih sekolah, kami sekeluarga sering mudik lebaran ke kampung halaman Bapak di Magetan, Jawa Timur. Biasanya kami, anak-anaknya memilih naik kereta lewat Madiun dibandingkan naik mobil sendiri. Bukan karena takut lewat Alas Roban (waktu saya kecil Alas Roban masih hutan lebat dan gelap), tapi karena kami suka dengan pemandangan saat pagi ketika kereta mulai masuk kota ini.

Ingatan yang paling jelas adalah jejeran kebun tebu yang masih ditutupi kabut pagi sepanjang perjalanan. Kebun tebu yang diselimuti kabut ini tampak keemasan oleh pantulan sinar matahari pagi. Aaah.. sungguh indah. Saya bersama Bapak sudah ada di depan pintu kereta yang tertutup untuk menikmati pemandangan ini. Rasanya sampai sekarang kenangan itu gak hilang-hilang. Andaikan saat itu kami dah punya kamera, pastilah banyak yang bisa didokumentasikan :) 


Menurut saya, mudik lebaran paling enak adalah naik kereta api. Selain terhindar dari kemacetan, juga sampai ketujuan tepat waktu. Apalagi kereta api sekarang punya fasilitas yang lebih baik. Misalnya saja gerbong semua kelas, mulai ekonomi sampai eksekutif ber-AC. Toiletnya juga bersih, dan ada petugas yang mengontrol kondisi toilet. Yang paling penting aman, karena pintu kereta ditutup. Jadi pedagang gak bisa keluar-masuk kereta api seperti dulu. 

Dulu untuk beli tiket kereta mudik lebaran harus antre di stasiun Gambir atau stasiun Senen jauh hari sebelum berangkat. Antrean bisa panjaang dan berjam-jam. Bahkan bisa antre sejak malam agar bisa dapat tiket. Tapi sekarang ini, di era digital kita gak usah bersusah payah antre beli tiket. Salah satu website, seperti Tokopedia promo mudik lebaran 2018 . Penjualan tiket kereta api di Tokopedia ini sudah di buka 3 bulan sebelum hari raya Idul Fitri. 

Saat mudik jangan lupa untuk mengabadikan tempat-tempat cantik disepanjang jalan. Mulai dari sawah, stasiun dengan arsitektur kuno hingga kereta api tua yang ditumpuk-tumpuk, seperti di stasiun Cikampek. Di jamin, mudik kamu bakalan berkesan dan serasa wisata. 








Apalagi buat kamu yang punya kampung halaman dekat lokasi wisata. Misalnya kayak di Semarang, kamu bisa mampir ke beberapa tempat wisata yang gak kalah keren. Misalnya saja untuk di dalam kota ada Lawang Sewu, museum kereta api yang dulu katanya serem sekarang malah jadi tempat wisata. Kamu bisa baca ulasannya di tulisan saya sebelumnya soal wisata ke Lawang Sewu. Kalau kamu ingin keluar kota semarang untuk berenang-renang di laut, bisa mampir ke Karimun Jawa.

Atau buat kamu yang mudik ke Yogyakarta dan Sekitar Jawa Tengah, bisa mampir ke candi Borobudur atau Candi Prambanan. Bila kamu suka motret, kamu bisa melihat Candi Borobudur dari kejauhan di Punthuk Setumbu. Bagaimana untuk ke Punthuk Setumbu, kamu bisa buka tuliasan saya bagaimana melihat candi Borobudur dari Punthuk Setumbu.


Sedangkan untuk yang berada di Jawa Timur, kamu bisa mampir ke sejumlah tempat wisata yang ada di kota kamu. Di Banyuwangi ada Gunung Ijen, pulau pantai merah, Taman Nasional Baluran atau nyebrang ke pulau menjangan di Bali. Buat yang di Malang, bisa mampir ke Bromo atau ke Jatim Park dan museum transportasi.

Di jamin mudik lebaran kamu bukan sekedar silaturahmi tapi juga berwarna, lebih indah dan pastinya lebih segar dan happy sampai Jakarta :)

Seperti saya yang happy sampai Bandung tepat waktu, karena naik kereta. Acara gak terlambat, bisa jalan-jalan, kulineran dan belanja di kota kembang ini. 

Nah, Apakah kamu sudah merencanakan mau ke tempat-tempat keren mana saja ketika mudik lebaran ?

Happy Travelling 

Sari :)




























Liburansari dotcom

Instagram