Menginap di Raja Ampat, seperti punya pulau pribadi

matahari terbit dari kordiris homestay
Ke Raja Ampat, menginap di mana?

Niat ke Raja Ampat datang awal puasa. Tapi suami baru beli tiket pertengahan puasa dan saya baru beli tiket seminggu sebelum lebaran, karena harus nunggu kepastian cuti dari bos. Alhamdulillah dapat cuti dengan  catatan, menabung paket untuk di putar saat libur lebaran... yah gak apa-apa lah. Demi jalan-jalan ke Raja Ampat sembilan hari...hehehe.



Untunglah harga tiket masih normal, dan tak semahal yang dibayangkan. Saya dan suami dapat harga 3,8 juta PP dengan Sriwijaya Air. Mungkin karena saat lebaran, gak banyak yang mudik ke Sorong, Papua jadi harga tiket gak melonjak...hehehe. Selain itu, bulan Juli sebenarnya bukan bulan yang baik untuk ke Raja Ampat, karena sedang musim angin selatan. Sehingga arusnya dan ombaknya besar serta seringkali terjadi hujan. Cuaca yang bersahabat untuk ke Raja Ampat adalah bulan September hingga April-Mei.

Namun, waktu bagi pekerja seperti kami sangat berharga. Kesempatan untuk bisa cuti panjang sulit untuk didapatkan lagi. Banyak banyak berdoa saja, supaya cuaca bersahabat. hehehe


Seminggu sebelum lebaran ngebut memasok paket berita, sampai gak sempat browsing atau cari-cari tahu soal Raja Ampat. Akhirnya, sehari sebelum berangkat baru sibuk cari penginapan di sana. Rejeki anak sholeh.. semua di beri kemudahan, termasuk cari homestay. Buka internet, browsing-browsing. dapat deh homestay dengan harga cocok, view dari foto oke banget dan paling penting menyediakan fasilitas untuk diving.

Menginap di mana di Raja Ampat itu penting, karena Raja Ampat sangat luas. Kita harus bisa memilih lokasi penginapan yang nyaman, sesuai dengan keinginan, strategis alias mau ke tempat tujuan tak terlalu jauh agar biaya dan waktu bisa lebih hemat. Bila anda ingin snorkeling dan diving saya sarankan menginap di sekitar pulau Gam, Mansuar atau Kri. pulau-pulau ini dekat dengan lokasi diving dan snorkeling. Sehingga tak perlu waktu lama untuk ke lokasi .

 Bila anda terbiasa dengan hotel berbintang, seharusnya mencari resort di Raja Ampat. Mencari resort di Raja Ampat bisa melalui gorajaampat atau melalui situs pencarian akomodasi seperti agoda. atau tripadvisor. Resort di Raja Ampat dikelola lebih profesional. Meskipun dinding kamarnya ada juga terbuat dari daun sagu yang di anyam, namun fasilitas yang ditawarkan seperti makanan dan minuman sudah standar hotel. Namun ada juga resort yang bangunannya sudah permanen seperti Raja Ampat Dive Lodge. Harga resort di Raja Ampat menurut saya mahal banget, harganya diatas 2 juta rupiah per kamar. Bahkan rate-nya pakai euro, karena kebanyakan tamunya turis asal eropa. Jadi siap-siap menyediakan budget lebih banyak bila ke tempat ini. namun untuk pelancong yang ingin kenyamanan, resort tempat yang paling cocok.

Bagaimana untuk kelas backpacker seperti saya dengan dana terbatas?  mencari homestay atau menginap di rumah penduduk adalah pilihan tepat. Biaya menginap di sini dihitung perorang dan mendapat makan dua kali, siang dan malam serta sarapan yang biasanya berupa roti. Mereka juga menyediakan air putih, air panas serta teh, kopi dan gula. Harga menginap di homestay atau rumah penduduk berkisar antara 300 ribu hingga 500 ribu rupiah perorang. Biasanya kamarnya sangat sederhana, yaitu rumah kayu diatas laut atau diatas daratan, dengan dinding terbuat dari anyaman daun sagu.

kamar kami di Kordiris

selalu kangan dengan suasana santai di kordiris


Bahan-bahan pembuatan rumah ini biasa digunakan oleh orang Raja Ampat. Sebab bahannya lebih murah dan mudah di dapat. Sehingga biaya yang digunakan masih bisa terjangkau.

Untuk memilih homestay yang cocok anda bisa mencarinya di stayrajaampat. Situs ini menawarkan sejumlah homestay lengkap dengan harga dan kontak yang bisa dihubungi. Masing-masing homestay dilengkapi dengan foto dan keunikan tempatnya.

Semua resort dan homestay di Raja Ampat terletak di pinggir pantai. Sehingga seperti memiliki pulau sendiri. Pilihlah homestay atau resort yang memiliki karang indah atau pantai dengan pasir yang indah. Bila kita bosan berkeliling raja ampat, kita bisa menjelajah lokasi sekitar homestay.

pemandangan dari ruang makan kordiris

Selama di Raja Ampat, saya memilih tinggal di Kordiris homestay. Lokasinya di pulau Gam, bagian selatan. Menurut saya, Kordiris homestay hampir sempurna. Penginapan ini memiliki pasir putih dan laut yang jernih. Agak kedepan sedikit, ada terumbu karang yang indah. Di antara pulau-pulau depan kordiris homestay ada cekungan dalam, tempat hidupnya hiu dan hiu karpet alias webbegong. Ketika malam hujan dan air laut naik keesokan paginya, hiu-hiu berani berenang-renang hingga mendekati penginapan.

Di siang hari, air laut di kordiris dan kebanyakan tempat lain menyusut jauh. Sehingga terumbu karang yang tertutup air laut bisa dilihat dari atas. waah,.. sungguh indah. Namun karang-karang ini tidak mati atau rusak.

karang depan kordiris


Kordiris homestay dikelola oleh bule asal Itali, Enzo yang kerjasama dengan pemiliknya yang asli warga Raja Ampat, pak Cornelis. Sentuhan manajemen Enzo terlihat dari disain dan tata letak kamar. Ruang makannya juga dibuat unik,  bagian depan menghadap laut tanpa dibatasi dinding. sehingga setiap tamu leluasa memandang indahnya laut biru atau melihat bawah laut yang jernih. Dari atas bisa terlihat ikan-ikan hias yang cantik, kerang, karang laut, kadang-kadang cumi cumi juga terlihat di bawah. atau bila beruntung hiu karpet suka bersembunyi dalam pasir di bawah ruang makan.


tempat kumpul dan nonton tv di kordiris

tempat makan di kordiris

Libur lebaran, sebenarnya hanya saya dan suami yang menginap di Kordiris. Untung saja kami bertemu rombongan keluarga dari Jakarta yang akan ke Raja Ampat. Mereka akhirnya ikut menginap di Kordiris. Jadi pulau yang luas itu, hanya ditempati tamu 8 orang. Kami leluasi melakukan apapun di pulau ini. hehehe.. senangnya...

Oh ya, bila ingin menginap di pulau -pulau ini, jangan lupa untuk meminta di jemput oleh pemilik penginapan.  Sehingga ketika kapal cepat tiba,  sudah ada yang menjemput di Waisai dan membawa kita ke penginapan. Ingat biayanya ditanggung sendiri. Jangan lupa tanyakan berapa biayanya..

selamat berlibur temans....
sarie :)


kontak kordiris
Cerita dari Raja Ampat

Raja Ampat, surganya Indonesia timur














Posting Komentar