Sangeh, Desa Monyet & Hutan Pala




Bali, selain memiliki pantai yang indah, ternyata juga memiliki wisata alam berupa hutan. Salah satunya ada di Sangeh, Bali.


Wisata alam sangeh ini sangat menarik. Selain terkenal dengan desa monyet, sangeh ini juga memiliki hutan pohon pala. Mengapa disebut desa monyet, karena hutan ini dipenuhi dengan monyet. Mulai dari yang besar sampai anak-anak monyet. Jadi berhati-hatilah bisa anda membawa barang berharga. Karena bisa-bisa barang ada direbut oleh monyet monyet ini.






Hutan wisata ini memang banyak ditumbuhi tanaman pala (dipterocarpustrinervis). Menurut informasi hutan pala ini telah berumur ratusan tahun, bahkan diantara pohon pala tersebut konon ada yang telah berumur lebih dari tigaratus tahun.




Menurut pengelola Taman Wisata ini, Hutan Wisata Sangeng dibuat sebagai taman dari kerajaan Mengwi. Agar terlihat cantik taman ini ditanami pohon pala yang khusus didatangkan dari Gunung Agung.




Pohon pala ini selain tumbuhnya lurus, juga memiliki kayu yang sangat bagus. Namun anehnya, menurut beberapa sumber pohon pala Sangeh konon tidak bisa ditanam ditempat lain. Hingga orang-orang yang ingin memiliki kayu pohon Pala tidak pernah kesampaian.


Untuk menuju lokasi ini dibutuhkan waktu sekitar 20 menit dari Denpasar, Bali.



Sebelum memasuki gapura yang menuju hutan pala dan pura, ada patung monyet yang sangat besar. Konon ini adalah patung raja monyet yang tinggal di dalam hutan sangeh. Raja monyet inilah yang memerintah semua monyet di hutan ini. percaya??? hem... ini kata pemandu wisatanya loh.


Makanya, di hutan ini pengelola sangeh selalu memberikan sesaji khas bali yang diletakkan di pura.





Pintu gerbang menuju hutan sangeh. Suasananya sangat rindang dan udaranya dingin karena rapatnya pepohonan di hutan ini.




Disangeh ini, semua monyet bisa berkeliaran bebas. Bahkan sebagian sudah jinak. Monyet monyet ini bisa diberi makan langsung oleh para pengunjung. Bahkan dengan bantuan pemandu wisata, kita bisa berfoto dengan monyet :).





Di sangeh, monyet tak pernah akur dengan anjing.



Dalam hutan di sangeh ini, ada sebuah pura yang bernama Pura bukit sari. Karena pura ini terletak di Bukit Sari. Menurut legenda setempat, Bukit sari dan monyet ini berada di sana ketika Hanoman, tokoh dalam wiracarita Ramayana mengangkat gunung Mahameru. Beberapa bagian gunung ini jatuh disana. Sejak saat itulah, monyet berkuasa di sana.  




Di Bali, selain sangeh ada 2 tempat wisata sejenis. Yakni Alas Kedaton di Kabupaten Tabanan dan Monkey Forest, di Ubud, Gianyar, Bali.

Selamat berlibur.
by : purbasari daruningsih
Posting Komentar