Membuat visa Iran, Mudah!


Iran, mungkin salah satu negara yang masih jarang kedatangan turis. Maklum saja, Iran hampir enam tahun di diberi sanksi dan embargo oleh negara barat akibat pengembangan nuklirnya. Awal tahun ini akhirnya sanki dan embargo atas Iran di cabut. Kondisi ini ikut meningkatkan kunjungan turis ke Iran. Wajar saja, Iran atau Persia merupakan salah satu lokasi peradaban tertua di dunia dengan pemukiman perkotaan bersejarah sejak 4.000 tahun sebelum masehi.

Keindahan Iran yang saya lihat di sejumlah website di dunia maya juga menarik saya untuk berkunjung ke negara ini. Apalagi budget airlines AirAsia sudah membuka penerbangan dari Kuala-Lumpur-Teheran. Rute dari AirAsia ini juga membuat biaya perjalanan saya ke Turki bisa ditekan.. hehehe. Sebab dari Teheran, kita bisa naik budget airline milik Turki, Pegasus ke Istanbul. Mau coba? :)

Untuk berkunjung ke Iran, selain tiket tentu saja harus memiliki VISA. Untuk warga negara Indonesia yang akan masuk Iran, bisa membuat visa di kedutaan Iran di Jakarta atau membuat visa on arrival (VOA) di Bandara Imam Khomeini. Tapi supaya gak repot, saya memilih membuat visa Iran di Jakarta.

Setelah browsing di internet, aturan membuat visa di Iran justru makin membingungkan saya. Apalagi katanya harus ada nomer verifikasi dari kementrian luar negeri Iran untuk membuat visa. Dari pada bingung, saya akhirnya langsung datang ke kedutaan besar Iran di Jakarta, tepatnya sekitar daerah menteng.

Sampai kedutaan, setelah mengisi daftar tamu saya diminta langsung masuk ke tempat pembuatan visa. Kedutaan Iran ini sepi dan waktu saya ke sana tak ada yang membuat permohonan visa. Jadi lebih cepat. Kemudian saya diberikan kertas yang isinya syarat-syarat untuk mengajukan visa Iran serta formulir untuk mengajukan visa. Formulirnya sederhana banget, bisa di foto copy kok.



Selain syarat di atas, kamu juga harus membawa foto ukuran 3 x 4 dua buah, dengan latar belakang putih. Untuk perempuan, fotonya harus pakai jilbab. Satu foto di tempel di formulir visa, dan satu foto lagi disertakan bersama persyaratan yang diminta.

Besoknya, saya langsung buat surat permohonan mengajukan visa Iran dengan bahasa Inggris dan booking penginapan di Teheran. Saya pakai booking.com supaya lebih mudah. Sebab untuk memesan hotel di Teheran dengan website milik Iran membutuhkan waktu verifikasi. Gak lama sih, mungkin sekitar 1-2 hari. Booking hotel di Iran ini bisa di cancel, sebab pembayarannya juga di tempat dan gak butuh kartu kredit.

Saya juga mengisi formulir yang diberikan oleh petugas. Formulirnya bisa difoto copy dulu ya, khawatir kamu salah mengisi atau salah tulis.

Setelah memenuhi persyaratan, saya datang kembali ke kedutaan Iran. Ternyata fotocopy Kartu keluarga saya  dibalikin. Hehehe... Trus setelah oke, saya diminta membayar biaya pembuatan visa 20 Euro. Pembayaran visa ini tidak di kedutaan, tapi di BRI yang ada di hotel IBIS menteng. Saya bahkan diberikan peta lokasi bank BRI tersebut. Kayaknya kedutaan Iran dan BRI sudah ada kerja sama ya, jadi ketika kita datang ke BRI, mereka sudah punya counter sendiri. Pembayarannya bisa dalam EURO, bisa juga pakai rupiah. Ingat, pembayaran harus tunai.. hehehe, jadi bawa uang yang cukup. Kalau kurs euro sekitar 15 ribu, kalau 20 euro sekitar 300 ribu rupiah.


Setelah bayar, kita harus memberikan bukti pembayaran ke keduataan Iran. Namun bukti pembayaran ini bisa dititipkan ke petugas keamanan di depan. Mereka sudah mengerti. Sekitar 3-4 hari, visa Iran jadi deh. Kita bisa ambil sendiri ke sana.


Oh ya, buat informasi, kedutaan Iran buka dari jam 9 pagi hingga jam 12 siang. Singkat ya?

Nah, bagaimana bisa ingin membuat visa on arrival (VOA) di Iran?

Untuk membuat VOA Iran, kamu harus punya asuansi internasional. Kalau gak punya bisa beli di bandara Teheran dengan harga 15 dolar AS.


Nah setelah memiliki asuransi, langsung ke loket pembuatan visa. Jangan lupa sudah membawa foto dari Indonesia dengan ukuran 3x4, sebagai salah satu syarat selain paspor dan tiket. Setelah persyaratan lengkap, kamu diminta membayar 45 euro atau 50 dolar AS.




Nah, ternyata membuat VOA di Iran biayanya lebih mahal dibandingkan membuat langsung ke kedutaan Iran di Jakarta. Jadi saya anjurkan sih kamu membuat visa Iran di Jakarta. 

Setelah visa Iran didapat, tinggal antri di imigrasi. Irigrasi Iran gak sulit kok, apalagi kalau orang Indonesia. Mereka gak mempersulit dan gak ditanya macam-macam.


Selamat datang di Teheran, Iran!  mudahkan membuat visanya? :)


 Happy Travelling

sarie :)


Posting Komentar