Izmir, kota cantik dan bersejarah di pesisir laut Aegea Turki


Kota Izmir adalah kota persinggahan kami berikutnya selama jalan-jalan di Turki. Kenapa Izmir? Yap, kota ini selain indah karena memiliki pantai yang cantik, juga dikelilingi dengan tempat-tempat bersejarah. Diantaranya Ephesus, reruntuhan kota Romawi Timur kuno serta House of Virgin Mary atau rumah peristirahatan terakhir Bunda Maria.

Menarik kan? :)

Selama menyusun itinary perjalanan ke Turki, saya belum punya bayangan seperti apa kota Izmir. Tujuan kami singgah di kota ini adalah untuk mempermudah menuju Ephesus, reruntuhan kota di era Romawi timur kuno serta menuju Pamukkale. Namun sampai bandara Adnan Menderes Izmir, kami cukup tercengang dengan keindahan interiornya, modern dan luas.


Ternyata kota Izmir adalah kota ketiga terpadat di Turki, setelah Istanbul dan Ibukotanya, Ankara. Kota yang berada di pesisir pantai Aegea ini memang cantik dan banyak memiliki peninggalan bersejarah. Letaknya yang berdekatan dengan laut, mambuat kota ini jadi kota terpanas di Turki.


Peninggalan bersejarah yang pertama kami temui adalah stasiun kereta api Basmane. Dari Bandara Adnan Menderes kami naik metro dan berakhir di stasiun ini. Stasiun yang berada di pusat kota Izmir ini dibangun tahun 1864 dan selesai tahun 1866. Selama perang dunia pertama, stasiun kereta ini diambil alih oleh militer. Tahun 2009, stasiun kereta Basmane ini baru beroperasi kembali untuk umum.






Stasiun kereta ini memiliki banyak jalur. Selain metro atau transportasi kereta dalam kota, ada pula kereta api ke luar kota seperti Selcuk dan Ephesus.



Namun berbeda dengan Istanbul, di kota Izmir tak seramai di sana. Lalu lintas juga tak semacet di Instanbul, sehingga kota ini terlihat lebih tenang. Masyarakat yang saya jumpai di sepanjang jalan juga terlihat santai dan tidak tergesa-gesa.







Sepanjang jalan banyak warga yang duduk-duduk sambil minum dan bercengkrama menikmati musim panas. Pinggiran jalan di dalam kota Izmir banyak digunakan sebagai cafe-cafe jalanan. Mereka meletakkan kursi dan meja kecil untuk para pengunjung.





Meskipun terkesan tenang dan santai, kesan kota besar terhadap Izmir masih terlihat. Gedung-gedung terlihat berjajar di pinggir jalan hingga pusat kota dan sepanjang pesisir laut Aegea. Kota ini juga memiliki transportasi yang cukup teratur, yaitu metro dan bus.


Pusat kota Izmir, yaitu Konak terdapat bangunan kebanggaan dan ciri khas kota ini, yaitu Clock Tower atau bahasa Turkinya Saat Kulesi. Bangunan di sekitarnya pun perpaduan antara bangunan tua dan baru.


Bila ingin menginap di Izmir, untuk kemudian berkunjung ke Ephesus, sebaiknya carilah kamar dengan pendingin atau AC, terutama saat musim panas. Musim panas tahun lalu, saya berkunjung ke Izmir dan suhunya bisa mencapai 40 derajat celcius.

Dari Izmir, bila ingin ke Ephesus bisa naik kereta dari stasiun Basmana. Sangat mudah jalurnya dan tarifnya juga murah. Namun kamu harus siap-siap dan bersabar, sebab jalannya kereta lambat... heheheheh :P

Selamat menikmati Izmir :)

Happy Travelling

Sari

Liburansari dotcom

Instagram