Kehidupan baru bawah laut anak gunung Krakatau


Menyelam atau snorkeling di sekitar pulau anak Krakatau menurut saya sangat unik. Gunung Krakatau yang meletus tahun 1800-an telah menghabiskan seluruh mahluk hidup di sekitarnya, termasuk di bawah laut. Nah.. saat ini, disekitar pulau anak Krakatau sudah mulai tumbuh beraneka terumbu karang, mulai dari karang keras hingga yang lunak alias soft corals.


Awalnya ragu juga untuk nyoba snorkeling di sekitar pulau anak Krakatau. Aktivitas gunung api yang masih aktif dikhawatirkan mengganggu pertubuhan biota laut, termasuk terumbu karang. Namun ternyata, di sejumlah tempat, terumbu karang di sekitar pulau anak Krakatau ini sudah mulai tumbuh adn terlihat cantik. Bila pertumbuhan terumbu karang di sekitar pulau ini gak diganggu dan gak dirusak, saya perkirakan bisa seperti di Raja Ampat.





Saat ini saja, di belakang dan samping tempat masuk di pulau anak Krakatau, terumbu karang mulai tumbuh. Batu-batu besar yang ada dasar laut, juga mulai ditumbuhi oleh soft corals. Bukan itu saja, ikan-ikan dan hewan laut lain juga sangat banyak di sekitar pulau ini.

Saya juga menemukan aneka jenis kima yang sangat bagus untuk menyaring air laut. Keberadaa kima ini menandakan kalau perairan di sekitar pulau ini juga bersih.







Uniknya, di sejumlah tempat skeitar pulau ini mengeluarkan gelembung udara dari dasar batu. Dari kedalaman sekitar 2 meteran, gelembung-geleumbung udara ini naik ke permukaan. Dan ketika saya sentuh bagian bawah, ternyata panas. Ini menandakan aktivitas gunung api di bawah lapisan bumi sedang terjadi.






Gunung Krakatau adalah salah satu gunung berapi yang menimbulkan letusan cukup dahsyat. Bahkan abu vulkanik hasil letusan gunung api ini terbang jauh ke belahan dunia lain. Gunung Rakata yang berdekatan dengan gunung Krakatau-pun kena imbas ledakan. Nah, Gunung anak Krakatau yang terus tumbuh ini dikhawatirkan juga memiliki letusan yang berbahaya.

Tapi, gak usah khawatir, dengan keberadaan teknologi yang maju, aktivitas gunung berapi lebih mudah untuk dipantau.

Selain berisi batu-batu besar, dasar laut di sekitar anak Krakatau juga memiki pola yang unik. Saya belum pernah menemui pola seperti foto di bawah ini.









Sebenarnya bukan hanya di sekitar anak Krakatau saja. Perairan di sekitar pulau panjang juga memiliki terumbu karang yang baru tumbuh. Hanya di sekitar pulau ini memang lebih banyak batu-batu besar di dasar laut. Di sela batu-batu inilah soft coral banyak tumbuh.




Keberadaan anak gunung Krakatau yang masuk sebagai wilayah yang dilindungi diharapkan bisa mempertahankan keindahan bawah lautnya. Serta gak mengganggu pertumbuhan terumbu karang dan biota laut di sekitarnya.

Sebab, bila melihat perairan di sekitar Lampung seperti Pahawang, sungguh miris. Terumbu karang di sekitar Pahawang kini rusak semua, hampir habis. Sedih :(

So, Bijaklah dalam berlibur. Jangan sampai merusak alam sekitar :)

Happy Travelling

Sari :)







Posting Komentar