Musim panas di Turki, menikmati sunrise dan sunset terbaik



Apa yang paling menyenangkan dengan musim panas di negara empat musim? Yap, saat musim panas, matahari bersinar lebih lama dan waktu malam menjadi lebih singkat. Artinya, lebih banyak aktivitas yang bisa kita lakukan saat musim panas. Begitu pula dengan di Turki. Musim panas, artinya, curah hujan lebih sedikit dan kita lebih banyak menyaksikan indahnya matahari terbit dan terbenam dengan langit tanpa awan.

Apa keuntungannya bila liburan di musim panas? karena siang berjalan sangat panjang, yaitu bisa berlangsung sejak pukul 5 pagi hingga 9 malam, maka liburan juga bisa lebih panjang. Tempat-tempat wisata juga buka lebih lama dari biasanya. Taman hiburan yang tutup selama musim dingin, beroperasi penuh di musim panas.



Musim panas di Turki bukan hanya dinikmati oleh para turis yang sengaja datang, tapi juga dinikmati warga Turki yang biasanya mendapat libur panjang. Sekolah-sekolah juga akan meliburkan anak muridnya. Jadi tak aneh, bila saat musim panas, hampir semua tempat wisata penuh. Mereka memanfaatkan libur musim panas dengan bepergian ke sejumlah tempat wisata.



Di Turki, seperti di Istanbul, sejumlah tempat wisata dan museum buka lebih panjang. Misalnya saja museum Topkapi, yang bisa buka hingga pukul 19.00. Yap, sebab jam 7 malam di Istanbul masih terang benderang. Matahari terbenam di kota ini sekitar pukul 8.30 hingga pukul 9 malam.



Begitu pula dengan di Cappadocia, wisata balon udara selama musim panas tak pernah absen. Arah angin dan udara biasanya sangat cocok untuk menerbangkan balon udara. Namun bila kamu bepergian ke cappadocia saat musim gugur atau musim dingin, bersiaplah. Udara yang terlalu dingin dan angin yang kencang di musim gugur dan musim dingin, bisa membatalkan perjalanan balon udara. Makanya biasanya, para turis yang ingin naik balon udara saat musim gugur atau musim dingin meluangkan waktu lebih lama di kota ini. Khawatir, balon udara batal terbang. Sayangkan sudah jauh-jauh datang ke Cappdocia.


Karena tingginya kunjungan wisatawan saat musim panas, sebaiknya buatlah reservasi untuk penginapan atau wisata sejak jauh hari. Biasanya mendekati hari H keberangkatan, atau bila kita pesan di tempat, bisa penuh.

Contohnya ketika saya akan ke Cappadocia, saya sempat cancel penginapan. Namun ketika ingin pesan lagi, kamarnya semakin terbatas, karena sebagian sudah di pesan. Ketika saya cek lagi menjelang keberangkatan, kamar di penginapan yang saya pesan sudah habis. wuaaah...


Untuk menghabiskan musim panas di Istanbul, kamu bisa menikmatinya di jembatan Galata. Disinilah salah satu spot terbaik untuk melihat matahari terbenam dari selat Bosphorus. Atau kamu bisa menghabiskan senja dan landscape kota Istanbul dari Roof Top hotel atau restoran.

Bagaimana dengan di Cappadocia? kamu bisa datang ke Taman Nasional Goreme atau ke sunset poin. Tempat-tempat ini paling di cari para turis untuk menikmati indahnya matahari tenggelam. Bila ingin menikmati matahari terbit, datanglah ke sunset poin, di sini kamu bisa menikmati naiknya matahari pagi sambil melihat balon udara.


Selain di dua kota tadi, matahari terbenam juga bisa dinikmati di Pamukkale. Tempat yang penuh dengan nuansa putih, berubah warna menjadi keemasan begitu matahari mulai tenggelam.



Namun yang menjadi catatan saat musim panas adalah, suhu udara yang sangat panas. Ketika saya berkunjung ke Turki, suhu udara di sejumlah kota bisa mencapai 40 derajat celcius. Wuaah panas banget ya. Tips saya menghadapi udara panas adalah banyak minum air putih dan jangan sampai dehidrasi. Saat tengah hari, yaitu sekitar jam 12 hingga jam 3 sore, saya biasanya balik ke hotel dan tidur. hehehehe... sangat menikmati liburan yaa?? hahahaha. Itulah mengapa, sangat penting memesan hotel dekat dengan tempat wisata. :)



Nah, sudah siap berpetualang di musim panas?

happy travelling

sarie :)
Posting Komentar