Transportasi dari Bandara Sabiha Gokcen ke Taksim atau Sultanahmet


Pegasus yang membawa kami dari Teheran berhasil mendarat dengan selamat di bandara Sabiha Gokcen, bandara nomer dua di Turki . Untuk ukuran bandara nomer dua di Turki, Sabiha Gokcen cukup besar dan memadai. Namun memang tidak semegah bandara Ataturk yang ada di benua Eropa.


Bandara Sabiha Gokcen ini berada di benua Asia, sehingga semua barang-barang yang dijual menggunakan mata uang Turki Lira (TL). Berbeda dengan Bandara Ataturk, yang berada di benua Eropa, semua barang yang dijual menggunakan Euro. Meskipun kita bisa beli pakai TL, tapi jatuhnya jadi mahal. hehehe

Penerbangan domestik dan Internasional melalui Bandara Sabiha Gokcan. Namun bandara ini lebih banyak untuk penerbangan domestik, terutama maskapai berbiaya terjangkau atau budget airlines seperti pegasus. Meskipun ada juga penerbangan domestik di bandara ini yang dilayani oleh Turkis airlines.

Bila kamu mendarat di bandara Sabiha Gokcen atau ingin ke bandara ini, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan. Bila ingin murah, naiklah bus HAVABUS. Namun bila ingin lebih private kamu bisa naik taksi atau bus jemputan. Tapi tarif taksi di Turki ini mahal. Taksi dari Sabiha Gokcen ke pusat kota Istanbul bisa mencapai satu jutaan rupiah. Hemmm... Kalau naik van jemputan biasanya dikenakan tarif antara 12 hingga 15 euro. Kalau di kurs ke rupiah diatas 200 ribuan.

Tidak seperti ke bandara Ataturk, dari bandara Sabiha Gokcen tidak ada metro atau kereta api bandara. Untuk menghemat lebih baik naik bus bandara, namanya HAVABUS. Tarif HAVABUS ini lebih terjangkau. Dari Bandara Sabiha Gokcen ke Taksim 15 TL atau sekitar 60 ribuan. Sementara untuk tujuan Kadikoy 10 TL atau sekitar 40 ribuan. Sama kaya bus damri di Bandara Soekarno Hatta ya :)



Setelah melewati imigrasi, kamu keluar bandara dan nyebrang. Di seberang bandara mirip terminal kecil, banyak bus dan moda transportasi lain. Nah, kamu cari bus yang ada tulisannya HAVABUS. Bus ini ada dua tujuan, yaitu Taksim dan Kadikoy.




Bila kamu menginap di benua Asia, kamu bisa turun di Kadikoy. Karena Kadikoy berada di benua Asia. Namun bisa kamu ingin ke benua Eropa, kamu bisa naik HAVABUS tujuan Taksim.

Buat kamu menginap di kawasan Sultanahmed atau kota tua di Istanbul sebenarnya bisa dengan HAVABUS tujuan Taksim atau tujuan Kadikoy di benua Asia.

Bila kamu naik HAVABUS tujuan Taksim, bisa dilanjutkan dengan metro alias kereta bawah tanah. Dari tempat kamu turun, carilah stasiun metro terdekat. Kalau pengalaman saya, yang paling dekat adalah Stasiun metro Taksim di Taksim Square. Dari Taksim ke Kabatas, lalu turun di Kabatas dan dilanjutkan dengan metro jalur hijau ke Sultanahmet.

Namun, bila kamu ingin merasakan nyebrang naik fery dari benua Asia ke benua Eropa dan lewat selat Bosphorus, cobalah turun di Kadikoy. Dari pelabuhan Kadikoy naik fery dengan tujuan pelabuhan Eminonu. Dari pelabuhan Eminonu kamu bisa naik metro ke Sultanahmet. Dari Eminonu ke Sultanahmet sudah dekat, hanya 3 stasiun.

Tarif fery penyebrangan dari Kadikoy ke Eminonu 4 TL. Menyebrang dari Kadikoy ke Eminonu tidak lama, hanya sekitar 10 menitan. Namun pemandangan yang ditawarkan sungguh indah. Kita bisa melihat sisi Asia dan Eropa.







Serukan?

Membeli Istabulkart


Nah, satu lagi catatan saya, dari bandara kamu lebih baik membeli kartu elektronik untuk naik metro atau kereta bawah tanah, disebut juga Istanbulkart. Di luar Bandara Sabiha Gokcen ada mesin yang menjual Istanbulkart. Harganya 4 TL untuk deposit, tapi kamu harus masukkan minimal 10 TL, sehingga ada 6 TL yang bisa digunakan. Kalau habis bisa diisi di mesin Istanbulkart yang biasanya terdapat di stasiun metro.







Dengan Istanbulkart ini kita bisa naik metro dengan harga lebih murah, yaitu 2,15 TL. Hampir separohnya loh. Sebab bila beli tiket langsung harganya bisa mencapai 4 TL. Heem... lumayan kan? hehehe

Happy Travelling

Sari :)











Posting Komentar