Melepas penat di danau Cileunca, Pengalengan


Ingin liburan singkat di tempat yang dekat? berkunjunglah ke Pengalengan, Jawa Barat. Pengalengan punya banyak lokasi wisata yang menyenangkan dan indah. Salah satunya adalah danau Cileunca. Belum pernah dengar? hehehehe... sama. Awalnya ke Pengalengan cari spot untuk motoin milkyway. Lalu browsing di internet, tempat apa yang bagus di Pengalengan. Akhirnya memutuskan ke danau Cileunca. Ternyata... tempatnya bagus.

Saya juga baru sekali ke danau Cileunca ini. Dari Jakarta kami naik kendaraan pribadi. Jakarta-Pengalengan juga gak terlalu jauh, sekitar 4 jam-an. Bahkan lebih jauh ke Ciwidey. Jalur yang kami tempuh adalah Jakarta-Bandung-Banjaran-Pengalengan. Dari Bandung ke danau Cileunca ini sekitar 2 hingga 2 setengh jam.

Sebenarnya jalan ke danau ini bila diteruskan ke arah Ciwidey juga. Tapi danau ini lebih dekat dengan perkebunan teh Malabar. Perkebunan teh yang terkenal di Pengalengan.

Karena berangkat sudah siang, maka menjelang sore kami tiba di danau ini. Kesan pertama wah bagus juga. Danau ini dikelilingi hutan-hutan kecil dan sangat tenang. Udaranya juga sejuk. Sebenarnya danau ini juga digunakan untuk pembangkit listrik tenaga air di ketinggian 1.100 mdpl. Luas dana ini sekitar 1.400 hektar. Luaas..kan. Di tengah danau ada seperti pulau. Bila ingin menjelajah sekitar danau, kamu bisa naik perahu. Di pinggir-pinggir danau banyak tukang perahu yang menawarkan jasa berkeliling danau.




Selain berkeliling danau, masih banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini. Misalnya saja camping dan arung jeram. Areal sekitar danau menyediakan camping ground. Camping di tempat ini lumayan enak, ada toilet pula. Cuma kalau mau camping kamu harus siap-siap membawa jaket dan baju hangat. Di malam hari suhu udara di sekitar danau bisa mencapai 15 derajat celcius.

Bila gak ingin camping, kamu bisa cari penginapan di sekitar danau Cileunca. Mulai dari penginapan yang mahal hingga rumah-rumah penduduk yang disewakan.

Tak jauh dari danau juga ada arung jeram. Arung jeram di sini menggunakan air keluaran dari bendungan PLTA yang cukup deras. Arung jeram ini cukup menantang adrenalin juga loh.


Danau ini juga menawarkan pemandangan tiada dua, terutama saat matahari terbit. Matahari yang datang dari seberang danau menampilkan refleksi di air danau. Semburat jingga ini membuat suasana di sekitar danau tampak berbeda.

Nah, kalau kamu mau motret di danau ini, siapkan tripod sejak pukul 5.30 pagi. Sesaat sebelum matahari terbit, langitnya berubah menjadi merah. Keren deh. Tapi kamu juga harus sabar, bila cuaca mendung. Alhasil sulit mendapat sunrise di danau ini.

Suasana di sekitar pagi hari juga terkesan mistis dengan kabut tipis yang menyelimuti pepohonan di sekitar danau. Tempat ini cocok deh buat istirahat dan menyepi.  Bila gak mau bawa makanan, dekat-dekat danau ada warung yang menjual makanan. Namun warung ini hanya buka hingga jam 7 malam dan bukanya pagi hari.

Tiket masuk ke ke danau ini 5 ribu rupiah per orang. Cukup murah kan? Tertarik? :)

Happy travelling

sari :)
Posting Komentar