Sihir dari Gunung Bromo




bromo dari pananjakan 2, photo by afri


Gunung Bromo memang seperti punya sihir, bukan hanya bagi pecinta fotografi tapi juga bagi yang suka jalan-jalan. Sehingga banyak orang sudah berkali-kali mengunjungi Bromo. Bagi yang baru sekali, mungkin masih pingin kesana lagi..

Apasih sihirnya gunung bromo? sihirnya adalah pemandangan matahari terbit yang indaaaah. Bahkan turis asing pun banyak kesini untuk menikmati indahnya sunrise Bromo. Dengan sinar matahari yang keemasan..

karena itu Bromo  selalu bikin kangen dan bikin penasaran. Bagi pehobi fotografi, Bromo punya keindahan kelas dunia. Banyak foto-foto gunung Bromo menghiasi situs fotografi dunia, macam http://1x.com/photos , http://www.fotoblur.com, atau http://www.fineart.com .




bromo sebelum sunrise


Pemandangan matahari terbit di Bromo sangat unik. Di musim kemarau, sekitar April hingga Agustus biasanya bisa dapat pemandangan terbaik dari gunung Bromo. Di pagi hari, gunung ini dihiasi semburat jingga dan kalderanya yang dipenuhi kabut tebal yang menyerupai awan putih. Wah indahnya.. sampai sekarang saya pun belum dapat foto terbaik dari gunung ini. Dan sampai sekarang masih penasaran untuk kembali ke gunung ini.


sisi lain pmandangan dari Bromo
Selain nunggu matahari terbit, banyak juga yang berburu bintang atau galaksi bima sakti di sini. Untuk ambil foto jejak bintang-bintang dan galaksi bima sakti, datanglah sekitar jam 3 dini hari. Untuk motret galaksi bima sakti pun harus tahu timingnya, yaitu saat bulan sabit yang paling kecil.


bromo dan bintang, diambil saat purnama. jadinya terang...

Karena karena bila cahaya dilangit terlalu terang, sulit mendapat foto bagus. Namun bila hanya ingin melihat matahari terbit biasanya berangkat jam 4 atau setengah lima pagi juga bisa. Dan Jangan lupa bawa jaket yang tebal, Karena jam ini puncaknya dingin...

Bromo

Bromo dari panjakan satu



Memotret matahari terbit dari Bromo bisa dilakukan di 3 tempat. yaitu pananjakan satu, pananjakan dua dan dari jalur tumpang. Saya sendiri baru merasakan motret Bromo dari penanjakan satu, bukit yang paling tinggi dan pananjakan dua. Keduanya punya keunikan dan keindahan sendiri. Jangan lupa untuk bawa peralatan lengkap memotret. Yang paling penting adalah tripod. Dengan tripod, memudahkan kamera menyerap cahaya lebih banyak tanpa goyang :)

jeep yang mengantar ke pananjakan satu atau dua

Oh ya, untuk motret gunung bromo dari bukit-bukit ini menggunakan jeep yang disewakan. Di sekitar penginapan banyak kok. Dulu harganya masih 600 ribu rupiah satu jeep dengan kapasitas maksimal 6 orang. sekarang katanya sudah naik jadi 700 sampai 800 ribu rupiah satu jeep. nah tinggal pinter pinter negosiasi aja ya..

selamat berburu matahari terbit di Bromo.





Posting Komentar