2 hari Keliling Sumatera Barat (part II)





Hari kedua, 22 Februari 2015

Kota Padang panjang merupakan kota tertinggi di Sumatera Barat, jadi udara disini dingin. Jadi menginap di kota ini juga gak butuh AC.

Karena semalam baru masuk jam setengah 12, paginya semua bangun kesiangan. Jam 6.30 baru bangun , lalu sarapan dan bersiap untuk ke lembah anai. Perjalan dari Padang Panjang ke lembah Anai tak jauh. dari atas bukit, kita bisa melihat jembatan kereta dekat lembah Anai. sepanjang jalan sungai-sungau nya sungguh indah. kita menyempatkan untuk turun ke sungai dan mengambil gambar.





==lembah Anai==








Tak lama, kami sampai di lembah Anai. Air terjun ini milik masyarakat. karena berada bersebelahan dengan jalan raya dan jalan kereta api yang sudah tak berfungsi lagi. Kontur sumatera barat yang berbukit bukit, membuat wilayah ini banyak memiliki air terjun. Namun, air terjun disini masih alami dan bersih. Air sungainya juga masih bersih. Masyarakat pun bebas menikmati keindahan air terjun lembah Anai. Namun bila ingin masuk, ada retribusi yang dipungut warga sekitar sebesar 3000 rupiah.


ngarai sihanok



ngarai sihanok



Dari lembah Anai, kami kembali ke Bukittinggi. Di kota ini menikmati ngarai Sihanok yang cukup terkenal. Ternyata menikmati ngarai ini bisa dari bawah dan dari atas. Melihat pemandangan dari atas masuk melalui panorama. Tiketnya sebesar 8000 satu orang. Dari sini bisa dilihat keindahan ngarai Sihanok, dengan tebing tinggi yang dibelah oleh sunga berkelok. di sebelah kanan masih banyak sawah-milik penduduk.

Hati-hati disekitar tempat ini, karena banyak monyet yang berkeliaran. Jangan membawa makanan , karena bisa direbut mereka.




Dari panorama, bisa menuju gua jepang. Gua peninggalan jepang saat ini sudah rapi dan diterangi dengan cahaya. Bila tertarik bisa melihat-lihat ke dalam.

Bila ingin melihat great wall di ngarai Sihanok ini anda harus turun ke bawah. Ada jalan berupa tangga yang panjang menuju keatas ngarai. Dari kejauhan mirip dengan tembok Cina. hehehe

ngarai sihanok, bukittinggi

Dari ngarai Sihanok perjalanan dilanjutkan ke danau Maninjau, melewati kelok 44. Yeach.. akhirnya bisa melewati dan merasakan kelok 44. Dari atas di kelok 44, kita bisa menikmati keindahan danau Maninjau. Danau ini hampir sama luasnya dengan danau Singkarak. Dikelilingi oleh sawah milik penduduk. Penduduk juga banyak beternak ikan tawar di danau ini. Untuk itu, kuliner di wilayah ini terkenal dengan ikan air tawarnya.

danau maninjau


Perjalanan dari danau Maninjau dilanjutkan ke padang, melalui padang Pariaman. butuh waktu sekitar 5 jam.

kelok 44


Sumatera Barat, selain memiliki pemandangan indah, juga menawakan kuliner yang sangat lezat. Jangan lupa selama  perjalanan mencoba sate padang yang rasanya beda dengan di Jakata dan lemang yang dimakan dengan durian atau martabak kubang yang enyaak.... mmm... yummi....

bye

sarie

2 Hari Keliling Sumatera Barat (part I)
Posting Komentar