Berenang bersama ubur-ubur di danau Kakaban




Pulau Kakaban

Pernah dengar soal pulau ini? ya, pulau ini memang unik, karena ditengah pulau terdapat danau air payau yang disebut danau Kakaban. Sama seperti nama pulaunya. Air danau tersebut merupakan campuran dari air laut dan air hujan, sehingga menjadi payau.

Ada yang istimewa dari danau Kakaban ini, yaitu adanya ubur-ubur yang tidak menyengat. Aneh bukan? biasanya kita selalu menghindari ubur-ubur bila berenang di laut, karena sengatannya berbahaya. Nah, di danau ini kita bebas berenang bersama jutaan ubur-ubur di dalam danau.








Danau Kakaban ini letaknya di Berau, Kalimantan Timur. Masih berdekatan dengan pulau Derawan, Maratua dan Sanglaki. Biasanya, bila mengunjungi Derawan, maka sekaligus akan mengunjungi pulau di sekitarnya yang tak kalah indah, yaitu Kakaban, Maratua, dan Sanglaki.








Dari pulau Derawan, kita bisa sewa speedboat kecil bermuatan 5 orang. Harga sewanya sekitar Rp 1,2 -Rp 1,5 juta rupiah, tergantung penawaran. Perjalanan dari Derawan ke Kakakan kira-kira membutuhkan waktu sekitar 1 jam. waktu tempuh itu dengan catatan cuaca cerah dan ombak tenang.  Bila cuaca buruk, perjalanan bisa lebih panjang. Karena kecepatan perahu harus dikurangi untuk menghindari ombak besar. Dengan menyewa speedboat, kita bisa menuju 3 pulau sekaligus dalam sehari, yaitu Kakaban, Maratua dan Sanglaki.






Dari kejauhan, pulau Kakaban hampir sama dengan pulau lain. Namun bila air surut, pulau ini dikelilingi karang. Sehingga kapal sulit merapat. Biasanya speedboat ini merapat di ujung dermaga yang sengaja dibangun, untuk mengantisipasi bila air surut. Bila kita datang pagi hari, air laut disekitar pulau masih tinggi, namun bila sudah beranjak siang, air laut mulai surut.




Petualangan di pulau Kakaban, dimulai dari depan gapura pulau ini. Sebelum bertemu danau, kita akan menanjak, melewati kawasan hutan yang cukup lebat. Kamudian turun, memasuki danau. Sebelum turun, ada tempat beristirahat yang biasanya digunakan untuk makan.















Nah, di danau inilah, spesies ubur-ubur langka hidup. Di dunia ini konon hanya ada 2 tempat yang memiliki ubur-ubur tanpa sengat, yaitu di danau kakaban dan pulau Mikronesia, Filipina. Namun kabarnya, di pulau Togean juga ada ubur-ubur yang tidak menyengat.







Ada 4 jenis ubur-ubur yang hidup dalam danau ini. Keempatnya termasuk endemik, diantaranya adalah Cassiopeia ornata, Tripedalia cytophora, Mastigias papua dan Aurelia aurita. Dua jenis  terakhir tak memiliki kemampuan menyengat dan yang paling banyak.




Berenang di danau Kakaban ini memiliki sensasi tersendiri. Sambil berenang, kita bisa merasakan menyentuh ubur-ubur yang lunak. Untuk itu, dianjurkan berhati-hati berenang di sini.







Akar mangrove yang tumbuh di danau ini menjadi rumah bagi ikan-ikan kecil untuk hidup. Sementara di dasar danau tumbuh alga hijau yang menghampar. Alga ini salah satunya makanan bagi ubur-ubur.








Anda tertarik untuk mencoba berenang bersama ubur-ubur? Coba deh jalan jalan ke Kakaban. Pasti ingin kembali lagi.

salam,

sarie :)





Posting Komentar