Pasar Terapung Damnern Saduak, Tak lagi otentik



Pasar terapung di Bangkok, Damnern Saduak adalah salah satu pasar terapung yang terbesar. Pasar Terapung ini sering muncul di kartu pos-kartu pos. Namun sayang saat ini pasar terapung Damnern Saduak tak lagi se-otentik dulu.

Banyaknya turis asing yang datang ke pasar terapung ini, membuat pedagang di sini lebih banyak berjualan untuk konsumsi wisatawan mancanegara. Mereka menjual makanan, cenderamata, atau menyewakan perahu untuk berkeliling. Pasar yang digunakan untuk transaksi antara para penduduk di sekitar sudah hampir tak ada lagi



Pasar terapung Damnern Saduak memang tak berada di dalam kota Bangkok. Pasar ini terletak di pinggiran kota Bangkok, tepatnya di provinsi Ratchaburi,sekitar 80 kilometer barat daya Bangkok. dari kota Bangkok menuju pasar ini di butuhkan sektu sekitar satu setengah jam.

Bila bingung untuk menuju ke pasar ini, kita bisa ikut tur yang banyak diadakan oleh biro-biro perjalanan yang tersebar di Bangkok. Biayanya sekitar seribu bath. Berangkat pukul 6 pagi, biasanya dijemput di hotel. Kembali ke Bangkok siang sekitar pukul 11.00.

Atau bila ingin lebih cepat, bisa naik taksi. Naik bus juga bisa, yaitu dari terminal bus. jadwal keberangkatan 40 menit sekali, dari jam 6 pagi.





Nah, seperti saya ceritakan, pasar terapung ini memang kurang original. Sejak di Jakarta saya bayangkan ratusan pedagang menggunakan perahu dan saling bertransaksi, baik dengan uang atau barter. Aktivitas perdagangan ini sangat menarik karena benar-benar terasa pasar.

Namun, sampai di sana tak sesuai bayangan saya. Menurut saya, para pedagang di pasar ini lebih banyak menjual kebutuhan para turis asing, seperti makanan, cenderamara khas Thailand, buah-buahan. Damnern Saduak ini sebenanya sudah lebih mirip tempat wisata dibandingkan pasar sungguhan.



Namun, bila anda ingin merasakan pasar terapung yang sedikit orisinil,datanglah pagi hari sekitar jam 7 waktu setempat. Saat-saat ini belumbanyak turis yang datang, sehingga kita masih menikmati pemandangan penduduk sekitar berperahu dan benar-benar berbelanja di di pasar terapung.

Bila sudah agak siang, jumlah turis yang datang semakin banyak. Menurut data tercatat sekitar 5 ribu turis datang setiap hari ke Damnern Saduak. Sehingga pasar terapung ini lebih banyak dipenuhi para turis yang berkeling dengan perahu atau memenuhi bahu sungai untuk mengambil foto.




Tapi jangan khawatir, masih banyak yang bisa di nikmati di pasar terapung ini.Selain menyewa perahu untuk berkeliling pasar, kita juga bisa menyantap makanan dan kudapan khas Thailand. Atau menikmati buah-bahan khas Thailand yang juga ada di Indonesia. hehehe.. seperti pisang, durian, es kelapa, atau mangga.


Salah satu makanan yang populer di Thailand, ketan mangga, juga dijual di sini. Ini bener-bener enak. Ketan yang legit dipadu dengan fla santan manis plus mangga. yummi....


Nah, Bila anda ingin datang ke pasar terapung yang lebihterasa orisinal di Bangkok, anda bisa datang ke pasar terapung Tha Kha. Pasar ini tak sekomersial pasar terapung Damnern Saduak. Tapi, pasar ini hanya buka 6 kali dalam sebulan, sesuai penanggalan Thailand. hehehe.

Kalau mau cobaboleh juga.. Pasar terapung Tha Kha berjarak 10 kilometer dari Damnern Saduak. Menuju pasar ini bisa naik taksi, sekitar 500 bath. Pasar ini hanya bukahari libur, dari jam 6 pagi hingga 12siang.

Nah, selamat jalan-jalan ke pasar :)
sarie :)




Posting Komentar