Lokasi Suntik Meningitis yang anti mainstream

suasana mekkah tahun 2006

Suntik vaksin meningitis wajib bagi jamaah dari negara manapun yang akan berhaji atau menjalankan ibadah umroh di Arab Saudi. Sebenarnya bukan hanya untuk jamaah haji dan umroh saja, para pekerja atau yang ingin berkunjung ke Arab Saudi wajib mendapat vaksin meningitis maksimal 2 minggu sebelum keberangkatan. Vaksin adalah cara paling efektif untuk mencegah terkena penularan bakteri meningitis. Sebab Arab Saudi adalah salah satu dari tiga negara endemik penyebaran meningitis.

Vaksin meningitis bisa didapatkan di sejumlah bandara atau pelabuhan di Indonesia. Buat anda yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, bila ingin cepat mendapatkan vaksin ini tanpa harus antre lama, cobalah di pelabuhan Tanjung Priok. :)






Jutaan jamaah haji dan umroh dari Indonesia berdatangan setiap tahunnya ke Arab Saudi. Para jamaah ini akan menemukan iklim yang berbeda dengan di Indoensia. Iklim yang ekstrem di Arab Saudi yang kering dan panas memungkinkan tumbuhnya bakteri meningitis. Negara ini adalah salah satu dari tiga negara yang endemik meningitis. Yang tak banyak di ketahui, dua negara lagi yang juga endemik meningitis adalah Amerika Serikat dan Australia.

Meningitis atau radang selaput otak dna sumsum tulang belakang disebabkan oleh bakteri meningokokus. Bakteri ini bisa berakibat kelumpuhan bahkan kematian. Gejala awal meningitis mirip deman dan flu bias, yaitu demam, sakit kepala dan sakit tenggerokan.

Untuk mencegah terkena bakteri meningitis adalah dengan vaksin. Namun sayangnya di Indonesia, pemberian vaksin meningitis baru bisa dilakukan di sejumlah bandara dan pelabuhan di Tanah air.


Biasanya, lokasi yang paling mudah di jangkau adalah bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Bandara yang terletak di tengah kota ini memudahkan para jamaah umroh menuju ke lokasi ini. Namun sejak 28 september 2015, pemberian vaksin meningitis di bandara Halim Perdanakusuma dipindah ke gedung baru, di jalan jengki jakarta timur. Masih dekat dengan Bandara, namun cukup menyulitkan.

Gedung baru ini letaknya agak masuk ke perumahan dan jalan nya sempit. Sehingga menuju lokasi agak sulit. Lahan parkirnya pun terbatas, sehingga banyak yang memarkir mobil mereka di pinggir jalan. Ini bener-bener bikin macet.

Saya datang ke gedung baru ini memang agak terlambat, sekitar pukul 8 pagi. Karena tak tau bahwa lokasi pemberian vaksin sudah pindah. Sampai Halim harus putar balik ke gedung baru ini. Dan... ternyata nomer antrian sudah habis sodara.. sodara.... ;(

Tapi seorang petugas memberi tahu bahwa pemberian vaksin di Pelabuhan tanjung priok kosong.

"mbak, datangnya harus pagi kalau mau suntik meningitis di sini (poliklinik Halim Perdanakusuma), jam setengah enamlah. Soalnya antrinya panjang. Satu hari pemberian vaksin dibatasin hanya 300 orang"

Dengan wajah meringis, saya meninggalklan gedung. Saat itu juga langsung ambil peluang untuk mencoba ke kantor kelas utama 1 pelabuhan Tanjung Priok.

kantor kelas utama 1 pelabuhan tanjung priok

 Sekitar pukul 9 pagi lebih dikit, saya berhasil mencapai kantor kelas utama 1 pelabuhan Tanjung Priok. Kantor ini berada di dalam pelabuhan. Terima kasih buat aplikasi waze yang menuntun saya kesini. hehehe.... Dan benar saja, di sini saya langsung ambil nomer antrian, dapat nomer 118. Wah.. memang gak banyak ya ternyata.

Petugas meminta fotocopy paspor untuk dicantumkan di formulir yang kita isi. Yah benar hanya fotocopy paspor, tidak pakai foto. Persyaratan ini sedikit beda dengan bandara Halim dan Soekarno Hatta yang meminta foto 4x6.

Proses untuk antri juga termasuk cepat, setelah menyerahkan formulir dan fotocopy paspor, kemudian menunggu untuk cek kesehatan. Bagi wanita yang masih dalam usia subur diwajibkan tes kehamilan dengan airseni. Kemudian setelah lolos tes kesehatan, kita bayar ke kasir. Untuk suntik vaksin meningitis bayar 305 ribu rupiah. Sedangkan untuk vaksin flu hanya 160 ribu rupiah. Lebih murah 10 ribu dibandingkan di bandara Halim Perdanakusuma.

Setelah bayar ke kasir, antri untuk mendaat vaksin meningitis dan flu. Kemudian terakhir ke ruangan barcode. Di sini hanya di pastikan identitas si penerima vaksin, kemudian di foto dan mendapat kartu kuning tanda kita sudah vaksin. Mudahkan. Saya selesai skitar jam 11 an siang. Jadi proses antri sekitar 2 jam.

ruang tunggu di poliklinik pelabuhan tanjung priok

Untuk pemberian vaksin di pelabuhan Tanjung Priok ini dari jam 7.30 sampai jam 15.00. lebih panjangkan? jadi kalau mau cepat dapat vaksin meningitis, coba ke tempat yang lebih sepi seperti di pelabuhan tanjung priok. Meskipun agak jauh, tapi menuju kesini bisa menggunakan KRL, sehingga bisa lebih cepat. Dari Stasiun kota naik angkot 15, tak paka A, minta berhenti di Kantor pelabuhan Tanjung priok.

Kalau mau berkendaraan juga bisa lewat tol dalam kota langsung ke pelabuhan Tanjung Priok.

Nah.. selamat mencoba

sarie :)
Posting Komentar