Raja Ampat menyimpan Ubur-Ubur tak menyengat




Masih cerita dari Raja Ampat, dan belum bisa berpaling dari tempat ini. Keindahannya tak terungkapkan, baik di bawah laut maupun daratannya. Kali ini saya mau cerita soal ubur-ubur yang tak menyengat.

Di blog ini sebelumnya saya sudah pernah menulis danau ubur-ubur didua lokasi yang pernah saya kunjungi, yaitu di pulau Kakaban, Kalimantan Timur dan danau ubur-ubur Togean di Sulawesi Tengah. Ubur-ubur tak menyengat ini tinggal di danau yang airnyaadalah campuran antara air laut dan air hujan, seperti air payau. Sehingga ubur-ubur yang tinggal di danau ini tak memiliki kemampuan menyengat.

Di Raja Ampat, tepatnya di teluk Gam ada ubur-ubur tak menyengat. Ubur-ubur ini tak tinggal di danau, namun di laut. Tepatnya dalam sebuah teluk. Dan baru kali ini saya menemukan ubur-ubur tak menyengat di laut.




Dalam teluk Gam, jutaan ubur-ubur ini tinggal dan berenang kesana-kemari. Nama jenisnya adalah ubur-ubur bulan (moon jellyfish). Bentuknya bulat dan transparan. Memiliki benang-benang halus di sekitar tubuhnya.



Pada musim tertentu, ubur-ubur ini tinggal disuatu tempat, yaitu di pojokan teluk. Hahaha.. maksudnya ubur-ubur ini biasa ada di satu lokasi ini. Mereka berkumpul dan berada di permukaan air yang tenang. Karena banyaknya ubur-ubur yang berada di permukaan air sehingga seluruh daerah ini tertutup ubur-ubur.... wah bagusnya. Foto seperti ini saya temui di buku Raja Ampat yang dikeluarkan pemda setempat.


salah satu sudut teluk Gam


Saat saya ke teluk Gam, sekitar bulan Juli 2015 saya tak menemui ubur-ubur ini dilokasi biasa. Yah.. penonton kecewa... Tapi guide kami yang asli Raja Ampat, kakak Roy membawa kami berkeliling teluk Gam. Menjelang keluar teluk Gam, kami justru melihat dua ekor manta yang sedang berenang di permukaan. Wah....spechless


menyusuri telu gam

Tapi gak jauh dari situ, kami melihat ratusan ubur-ubur dalam laut. Ada yang naik ke permukaan dan ada yang di bawah. Banyaak... dan bulat. Setelah di rasa aman, kami nyebur. Memang banyaak sekali ubu-ubur bulan transparan ini. Kami bisa leluasa memegang dan berenang bersama. Supaya gak melukai ubu-ubur ini, saya berenang tanpa fin atau kaki katak.


tempat biasanya ubu-ubur muncul

Sensasinya sama dengan berenang di danau ubur-ubur, bila kulit kita menempel dengan ubur-ubur terasa kenyal-kenyal. wah... senangnya....




Rupanya, ubur-ubur ini berenang sesuai dengan arus. Di bulan Juli, arus laut di Raja Ampat memang sedang kencang. Sehingga mereka berenang mengikuti arus agak ke tengah. Sekitar September hingga Maret arus mulai tenang. Biasanya ubur-ubur ini akan tinggal di satu tempat.


teluk gam 

nah.. mau mencoba mencari ubur-ubur di teluk Gam? :P
Posting Komentar